Tampilkan postingan dengan label puisi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label puisi. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 19 Januari 2013

Bisikan Kecil



Maafkan aku yang telah datang menghantuimu
Pikiranmu, hatimu dimanapun kau berada
Aku memang pencuri manis yang tuhan titipkan untukmu
Jadi tak perlu ragu untuk memenjarakanku didalam istana kalbumu
Kemarilah dan genggam erat tangganku ini
Aku tak akan pernah dan tak akan mau membiarkanmu pergi
Larilah kepelukanku
apakah kau perlu kehangatanku?

Kemarilah sayang
Berjanjilah kau  hanya berlari kepadaku untuk mencari kehangatan ini
Akan kus ambut kepedihan hatimu dengan hati lembut ini
Dengarkan ku sayang
Bahwa aku mau menjadi pelabuhan terakhir kapalmu
Bahwa aku akan selalu menjaga rumah ini sampai kau kembali
Tak peduli betapa kuat badai menerjangku
Aku berjanji akan berdiri kokoh menanti mu

Tatap mataku sayang
Apakah kau ragu akan janji manisku ini?
Apakah kau masih mau mencari rumah yang lain?
Lihat mataku lagi sayang
Apakah tak kau temukan arti hatiku ini?
Apakah tak kau lihat bahwa hanya namamu yang memenuhi  hati ini?

Lagi sayang, tetaplah menatap mataku
Agar kasu percaya aku tak pernah berbohong kepadamu
Agar kau mengerti setiap arti perhatian ini
Oh sayang sekali lagi aku tak bermaksud untuk menghantuimu
Ingatlah sayang aku hanya bermaksud untuk tulus menyayangimu
Salahkah aku?

Lihat aku sayang, salahkah sikapku ini?
Peluk aku sayang, tak mau kah kau memeluk seseorang pengagum dirimu
Yah hanya dirimu bukan hartamu
Oh sayang, harus bagaimana lagi aku meyakinkanmu
Bahwa hanya aku di dunia ini yang kau butuhkan
Hanya aku yang dapat melengkapimu
Hanya aku yang sanggup berdiri disampingmu

Genggamlah tanganku sayang
Bawalah aku kepelukanmu selamanya
Sayang dengarkanlah bisikan kecilku ini agar kau lebih percaya
“Aku akan selalu setia disampingmu disaat kau jatuh atau berdiri , karna aku percaya kau hanya tercipta untukku”.



Senin, 12 Maret 2012

Pelarian Panjang

aku berlari

terus dan terus tanpa henti

ak takut aku menjadi yang terakhir

aku takut kali ini aku yang terjatuh.

terus berlari tanpa henti


lari dan lari

kenapa aku harus mengejar mimpi itu

mimpi yang bukan pilihanku

mimpi yang tak bersinar jika ku gapai

tapi mimpi itu seolah-olah menarikku untuk nenyentuhnya

sehingga aku masih berlari


aku pun masih terus berlari

namun kali ini aku menengok kebelakang

berharap ada seseorang menarikku untuk menghentikan pelarian ini.

namun semua kosong

hampa sunyi

hanya suara kakiku yg jelas terdengar

karena aku masih berlari


Oh tuhan, bantulah hambamu dalam pelarian ini.

Kemanakah hamba harus menetap?

Semua penuh dengan tawaran menyesatkan.

Haruskah hamba ini tetap berlari

walau kaki sudah tak terlihat lagi.

Namun aku sadar

Aku harus bersabar

Tuhan tetap lah disampingku, karena hanya Engkaulah satu-satunya yang ku percaya.


Published with Blogger-droid v2.0.4

Minggu, 04 Maret 2012

Kenangan Masa SMA

Tak selamanya bunga ini mekar
Langit itu kelabu
Tak selamanya kebersamaan ini kita rasakan

Karena pada akhirnya nanti
Bunga ini akan layu
Langit itu akan kelabu
dan pada akhirnya kebersamaan ini
akan menjauh dan hilang

Ingin aku pergi kemanapun
Sejauh kaki melangkah
Untuk mencari sesuatu
yang dapat menghentikan waktu
karena aku membutuhkannya sekarang
karena aku tak sanggup berpisah denganmu
Teman – temanku

Inilah diriku
Yang sudah terbiasa dengan tawa kalian
Yang sudah terbiasa berbagi cerita dengan kalian
Yang sudah terbiasa bermain dan belajar dengan kalian
Dan sudah terbiasa dengan kehadiran kalian
Di kelas ini dan kehidupanku sekarang

Ingin aku berteriak sekeras mungkin
“Aku masih tak sanggup berpisah dengan kalian “
Namun ku sadar teriakan ini tidak dapat menghentikan waktu
Atau sekedar membuatnya melambat

Kemarin adalah kenangan untuk hari ini
Hari ini adalah kenangan untuk besok
Besok adalah kenangan untuk lusa
Dan setiap hari tidak ada kejadian
yang tak pantas kukenang untuk kusimpan
Di dalam hati dan pikiranku
Sudah ku beri ruang sebesar lautan
Untuk menyimpan kenangan ini
Semua kenangan berharga ini
Kenangan Masa SMA

Sebuah puisi spesial untuk teman-temanku. Aku sayang kalian @loloters 

Rabu, 01 Februari 2012

Harapan terdalam

Dunia terasa gelap

Tanpa bintang tanpa bulan

Sungguh berbeda seperti ku lihat dlu

Waktu itu

Waktu disaat semua bahagia

waktu disaat selalu ada cinta


Disini ku menatap langit.

Terasa hampa tanpa sinar

Terasa kurang tanpa kilau

Membuatku semakin lama semakin meratapinya


Wahai bintang kenapa kau tak muncul d malam sepi ini.

Teganya kau membuatku sendri disini tanpa senyummu yg berkilau

Hinakah aku ini sehingga kau enggan menemaniku hanya untuk malam ini saja,


Tapi aku tau kau selalu ada

Aku tau kau selalu disana

Tak berpindah

Tak akan menjauh walau kau tak terlihat oleh mata hatiku


Sambil berselimut kabut

Berbekal harapan

Izinkan aku mencarimu

Menemukanmu dalam gelap nya malam

Aku hanya ingin mengantarkan sebuah harapan dari hati yang tersakiti

Hanya satu saja pintaku padamu bintang

" Aku ingin bahagia "


Published with Blogger-droid v2.0.4

Jumat, 16 September 2011

I'm better because of you? Maybe not.

Aku sendiri dalam kesepian menunggumu,
hanya menunggu dirimu.
tapi aku hanya menatap layar ponsel yang tidak ada menunjukkan sms dari mu.
termenung sendiri di kamar sambil di temani dengan lagu rindu.
terbesit di pikiranku.
Apa yang terjadi denganmu?
Apa yang membuat kau melupakanku?

Kau hanya sibuk dengan dirimu sendiri, dengan teman - teman mu dengan duniamu sendiri tanpa menyadari bahwa ada seseorang yang menungumu di dalam kegelisahan.

Pernahkah kau menyadarinya?

Pernahkan wajahku terbesit di bayanganmu saat itu?

Pernahkan kau memikirkan bagaimana isi hatiku saat ini?

Sayangnya aku merasa nggak ada yang menunjukkan bahwa kau peduli dengan diriku sama sekali.

Aku tak berani ngeSms mu duluan,
Aku takut menggangu kamu dan duniamu

Aku takut mengatakan apa yang terjadi di hatiku padamu,
Aku takut kau akan menggangapku perempuan yang gila perhatian.

Aku takut mengatakan beberapa aturan yang akan membuat mu lebih merasakan bahwa aku ini ADA.
dan aku semakin takut kalau kau merasa tidak nyaman, dan pergi untuk meninggalkan.

Kenapa kau telah berubah?
Aku merasa kau menyembunyikan sesuatu,
dan kau juga mulai menjauhi ku sedikit demi sedikit.

Aku merasa seperti seperti batu yang di tetesi air.
Aku hanya terdiam dan membiarkan air tersebut menetesiku yang membuatku semakin tak berdaya untuk menahanmu menghancurkan kisah kita,

Aku kecewa dengan MU dan diriKU sendiri.
mengapa semua ini sampai terjadi.

mana janjimu dulu yang akan membahagiakanku?
mana kata - kata manismu saat kau berhadapan denganku, saat meluluhkan hatiku,
kau bilang akan selalu membuat aku bahagia dan tidak akan meninggalkan sakit hati karna aku tidak mau terluka lagi?
Mana? mana?
bisakah aku meminta janjimu lagi?

Kau seperti melupakan semua kenangan kita dulu,
Kau seperti tidak ingin kita membuat kenangan yang lainnya,
seakan cerita ini sudah ingin di akhiri
seakan cerita ini sudah cukup panjang dan lelah untuk di dikisahkan kembali.

Tapi hatiku merindukannya, mengginginkannya lagi..
Hanya kamu, dan cuma kamu yang bisa.

Waktu memang yang mengubahmu,
Waktu seakan tak berpihak pada kita

Menyedihkan saat menyadari kau semakin jauh dengan ku,
Jauh dari semua mimpi yang inginku wujudkan denganmu.

dan inilah keadaan kita sekarang.

Menjauh

ku tarik napas panjang mencoba untuk menenangkan hatiku yang sangat gelisah, yang sangat kalut akan kenyataan ini.
menghapus air mataku unntuk kembali menantap kehidapanku yang masih panjang untuk ku jalani.
mengubur dalam-dalam gundah di hati.
dan hanya berharap semoga semua akan indah pada akhirnya.

Dan inilah aku?
Aku yang kesepian
Aku yang memerlukan perhatianmu
Aku yang selalu merindukan mu dan cerita kita
Aku yang menyesali kesalahanku yang telah membiarkanmu menjauh
Aku yang berpura - pura bahagia padahal hatiku sangatlah terluka
Aku yang  selalu mengharapkan kau memikirkanku saat ini
Aku yang mencoba untuk membuka mata lebar-lebar untuk tetap move on
Aku yang kesusahan menghadapi cerita berbeda dari sebelumnya
Aku yang selalu merenung disaat - saat kau bersamaku
Dan inilah aku yang kau tinggalkan.


1 tahun 1 bulan